MEGENGAN

 

 

 

Megengan

Oleh Kris Adji AW

 

PENDAHULUAN

Kearifan Lokal

Kearifan lokal dapat didefinisikan sebagai suatu kekayaan budaya lokal yang mengandung kebijakan hidup; pandangan hidup (way of life) yang mengakomodasi kebijakan (wisdom) dan kearifan hidup.

Jenis kearifan lokal :

Jenis- jenis kearifan lokal itu antara lain (1) kesejahteraan, (2) kerja keras, (3) disiplin, (4) pendidikan, (5) kesehatan, (6) gotong royong, (7) pengelolaan gender, (8) pelestarian dan kreativitas budaya, (9) peduli lingkungan, (10) kedamaian, (11) kesopansantunan, (12) kejujuran, (13) kesetiakawanan sosial, serta hal sikap dan prilaku baik yang diajarkan turun temurun oleh nenek moyang kita.

 

TRADISI MEGENGAN

Megengan adalah suatu tradisi masyarakat Jawa dalam menyambut bulan Ramadhan, megengan diambil dari bahasa Jawa yang artinya menahan (jw:mengkeg). Ini merupakan suatu peringatan bahwa sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan, bulan dimana umat Islam diwajibkan berpuasa, yaitu menahan untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat menggugurkan ibadah puasa tersebut.

 

Asal usul tradisi megengan

Megengan merupakan akulturasi budaya yang dilakukan oleh Wali Songo saat menyebarkan Islam di Jawa.Tujuannya agar Islam bisa diterima masyarakat sekitar. Megengan merupakan penggabungan budaya Jawa menghantarkan sesajen dengan budaya Islam mengantarkan makanan. Megengan sering diartikan ritual mapag atau menjemput tanggal satu Bulan Ramadlan.

Tradisi Megengan merupakan perpaduan budaya Jawa dan Islam yang dilakukan untuk menyambut bulan Ramadan. Tradisi ini pertama kali diadakan pada masa Kerajaan Demak sekitar tahun 1500 M.

Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Surabaya, Prof. Dr. Nur Syam, M.Si dalam artikel Tradisi Megengan di Jawa, mendefinisikan Megengan sebagai upacara selamatan ala kadarnya untuk menyambut bulan yang suci dan khusus.

 Sampai saat ini, tidak diketahui pasti siapa yang pertama kali memulai atau menciptakan tradisi Megengan. Megengan diduga kuat diciptakan oleh Sunan Kalijaga. Kendatipun demikian, sampai sekarang belum ada bukti historis yang menunjukkan hal itu. Tetapi dugaan ini cukup berdasar. Pasalnya kreasi-kreasi yang menyangkut tradisi akulturasi antara Islam dan Jawa memang kerap berasal dari pemikiran Sunan Kalijaga.

Dalam ritual megengan Masyarakat biasanya akan berbondong-bondong untuk berziarah kubur terlebih dahulu, membersihkannya serta menaburi bunga di atasnya dan tidak lupa mendoakannya. Khusus di Gresik Kota, dalam tradisi megengan terdapat juga tradisi yang disebut padusan. Padusan adalah tradisi ziarah ke makam leluhur untuk mendoakan mereka dan juga ada kegiatan bersih-bersih makam leluhur.

Pelaksanaan Tradisi Megengan

Megengan dimulai pada waktu petang hari dengan dihadiri oleh para tamu undangan. Para tamu undangan yang bersila di atas tikar dihadapkan dengan ambengan sebagai sajian untuk acara megengan. Tuan rumah akan mengungkapkan Hajatnya (keinginan) kepada sesepuh lingkungan yang kemudian akan dibacakan doa mengenai hajatnya. Setelah selesai dibacakannya doa, ambengan akan dibagikan kepada para tamu undangan.

Pelaksanaan acara megengan tersebut biasanya dilakukan dari rumah ke rumah. Selain dilaksanakan di rumah. Megengan versi massal juga dapat dilaksanakan di langgar ataupun masjid. Para warga membawa ambengan-nya masing-masing ke langgar atau masjid, dan mereka akan melakukan doa bersama yang dipimpin oleh seorang sesepuh lingkungan.

Dalam tradisi Megengan, ada makanan yang tidak pernah ketinggalan dihidangkan, yakni kue Apem. Dikutip dari tebuireng.online, Apem berasal dari kata dalam bahasa Arab yaitu afwan yang berarti ampunan atau maaf. Kue berbahan dasar tepung beras ini menjadi hidangan yang wajib dalam penyelenggaraan acara Megengan.

Kue Apem menjadi simbol untuk memohon ampun kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala perbuatan yang dilakukan selama setahun lalu. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat memasuki bulan Ramadhan dalam keadaan hati yang bersih.

Megengan dan Bulan Sya’ban (Ruwah)

Orang Jawa menyebut bulan Sya’ban adalah bulan Ruwah. Ruwah berasal dari kata arwah. Maksudnya adalah tradisi ini dilakukan dibulan ruwah untuk mendoakan para arwah leluhur yang mendahului kita sekaligus membersihkan jasmani dan rohani diri kita sendiri.

Keutamaan bulan sya'ban bila dibandingkan dengan bulan-bulan yg lain ibarat keistimewaan Rosulullah  dibanding dg nabi-nabi yg lain.

Baginda Rosul bersabda Syahru sya'bana syahriy, karena memang di bulan sya'ban itu Allah menurunkan perintah untuk membaca sholawat.

Beberapa Peristiwa Penting di Bulan Sya’ban

1. Allah SWT menurunkan perintah bersholawat atas kekasihNya, NABI MUHAMMAD SAW.

2. Turunnya perintah pemindahan qiblat dari baitul magdis ke baitullah

3. Rosulullah paling banyak berpuasa dibulan sya'ban

4. Saat diserahkannya catatan amal perbuatan  umat manusia kehadlirot Allah swt.

5. Adanya malam nishfu sya'ban, yg merupakan malam yg dimulyakan oleh Allah setelah malam lailatul qodar.

6.Puasa sunnah 15 Sya'ban

Sebagaimana yg diterangkan dalam kitab durrotun nashihin,

 

روي عن عطاء بن يساررضي الله عنه انه قال : ما من ليلة بعد ليلة القدرافضل من ليلة نصف شعبان

 

Dalam haditsnya yg lain Rosululloh bersabda :

 

عن ابى هريرةرضي الله عنه انه قال : قال عليه الصلاة، اتاني جبريل ليلة النصف من شعبان وقال : يا محمد هذه ليلة تفتح فيها ابواب السماء وابواب الرحمة. فقم وصل وارفع رءسك ويديك الى السماء........ .....

 

Diriwayatkan oleh abi huroiroh r a, Rosulullah bersabda : sesungguhnya malaikat jibril datang kepadaku di malam nishfu sya'ban dan berkata : wahai Muhammad malam ini, Allah membuka pintu lamgit dan pintu rohmat, maka bangunlah dan sholatlah, tengadahkan kepalamu dan tanganmu ke langit...............

Maka seketika itu juga  Rosulullah saw bangun dan segera  melaksanankan sholat serta bersujud kepada Allah dg berurai air mata sambil berdoa :

 

 اللهم اني اعوذبك من عقبك وسخطك ولااحصي ثناءعليك انت كما اثنيت على نفسك فلك الحمد حتى ترضى

 

Amalan-amalan sunnah dimalam nishfu sya'ban

 

1. Sholat tasbih diamalkan dirumah masing masing atau dimasjid disepertiga malam nisfu Sya'ban

 

Kaifiyah tata cara sholat tashbih,

Dimasing-masing rokaat membaca  tasbih, sholat tasbih dilakukan 4 rokaat dg 2 salam.

a. Niat, takbirotul ihrom

b. Membaca tasbih sebanyak 15 x setelah membaca surat

c. Membaca tasbih 10 x kali saat ruku'

d. Membaca tahbih 10 x saat i'tidal

e. Membaca tasbih 10 x saat sujud yg pertama dan kedua

f. Membaca tasbih 10 x saat duduk diantara dua sujud

g. Membaca tasbih 10 x saat duduk istirohah sebelum berdiri untuk rokaat yg kedua.

h. Dirokaat berikutnya tata caranya sama, hanya saja ketika tasyahud akhir sebelum salam ditambah pula dg bacaan tasbih sebanyak 10 x.

Di sepertiga malam

 

2. Perbanyak membaca bacaan sholawat

 

Rosulullah dawuh :

من صلى علي في هذه الليلةيعطى من ثواب النبيين والمرسالين والملاءكة والناس اجمعين.

 

3. Perbanyak membaca istigfar utamanya sayyidul istighfar

4.Ziarah kemakam Auliya' seperti Rasul ziarah dimalam Nushfu sya'ban ke makam Baqi'

5. Membaca surat yasin 3 x. Setelah sholat maghrib, dengan niat

a. Mohon kepada Allah panjang umur li tho'atillah

b. Mohon kepada Allah  agar dijauhkan dari bala' dan musibah dan meninggal husnul Khotimah

c. Mohon kepada Allah agar diberi rizqi yg halal dan barokah untuk bekal ibadah terutama ibadah haji dan umroh

 

Setiap selesai membaca surat yasin, membaca doa sbb :

بسم الله الرحمن الحيم. الحمد لله رب العالمين. اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد. اللهم يا ذالمن ولا يمن عليه ياذالجلال والاكرام. يا ذالطول والانعام. لااله الاانت ظهرااللاجين وجار المستجيرين وامان الخاءفين. اللهم ان كنت كتبتنى عندك في ام الكتاب شقيااو محروما او مطرودا او مقترا علي في الرزق فامح اللهم بفضلك شقاوتي وحرماني وطردي واقتتار رزقي واثبتني عندك في ام لكتاب سعيدا مرزوقاموافقا للخيرات فانك قلت وقولك الحق في كتابك المنزل على لسان نبيك المرسل، يمح الله ما يشاء و يثبت وعنده ام الكتاب، الهي بالتجلى الاعظم في ليلة النصف من شعبان المكرم، التي يفرق فيها كل امر حكيم ويبرم، اصرف عني من البلاء مااعلم ومالا ن اعلم وما انت به اعلم انك انت الاعز الاكرم برحمتك يا ارحم الراحمين، وصلى الله على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم. والحمد لله رب العالمين

 

Semoga ada manfaatnya

Wallahu a'lam bishshowab، wal'afwu minkum atas semua salah dan khilaf

 

Allahumma Bariklana fi sya'bana Wabalighna Romadhon.. Aamiin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LATIHAN SOAL SAS GANJIL PJOK KELAS 7

LATIHAN SOAL SAS GANJIL PJOK KELAS 8

LATIHAN SOAL SAS GANJIL PJOK KELAS 9